GEMA KAMPUS
( Gerakan Masyarakat Kampung Santri Seni )
Oleh : SYAMSUL RIZAL, AmP . SH
Alias
TOK LAUT
LATAR BELAKANG
Dalam rangka menjabarkan amanat Undang-undang Nomor 17 thn 2009 tentang rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional TAHUN 2005 – 2025, yang mengamanatkan bahwa pembangunan bidang sosial budaya dan keagamaan diarahkan pada pencapaian sarana pokok yaitu.
- Terwujudnya masyarakat indonesia yang berahlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya dan beradap ( karakter bangsa yang tangguh, komfetitif, berahlak mulia dan bermoral, toleran, bergotong royong, berjiwa patriotik, berkembang dinamis dan berorientasi IPTEK.
- Makin mantapnya budaya bangsa yang tercermin dalam meningkatkan perdaban, harkat dan martabat manusia indonesia dan menguatnya jati diri dan kepribadian bangsa.
Sejalan dengan itu “ GEMA KAMPUS ’’ ( Gerakan Masyarakat Kampung Santri Seni ) akan maju dan berkembang menjadi gerakan di era global dan menjadi penyeimbang gerakan global dunia internasional. Atas dasar pemikiran bahwa asset budaya merupakan kekayaan asli , tradisi dan jati diri perlu dilestarikan, dipelihara dan diperkenalkan kepada generasi penerus, serta didokumentasikan secara cermat, sehingga asset budaya bangsa Indonesia tidak hilang atau diakui oleh bangsa lain.
Disamping itu, gerakan masyarakat kampung santri seni ( GEMA KAMPUS ) yang menjadikan nilai budaya sebagai bagian upaya pendukung pembangunan kwalitas sumber daya manusia.Guna mendukung upaya dan semangat kebangkitan bangsa indonesia yang di sejak 100 tahun kebangkitan nasional maka Gema Kampus ( Gerakan Masyarakat Kampung Santri Seni ) menjadi salah satu solusi dan cara yang tepat dalam kerangka mendorong percepatan bangsa indonesia sebagi bangsa yang kuat, mandiri, demokratis, produktif dan berdaya saing di era globalisasi.
Atas dasar pemikiran latar belakang tersebut, maka perlu dideklrasikan Curiculum Gema Kampus dan di masukan dalam APBD pada pemerintah Kabupaten Asahan untuk mengindentifikasi dan menginventarisasi segenap potensi yang terkait serta menentukan arah sasaran “ GEMA KAMPUS ” ( Gerakan Masyarakat Kampung Santri Seni ) dalam sepuluh tahun kedepan.
MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud diselenggarakan pendeklarasian dan penyusunan Ciriculum Gema Kampus.
- Menjelaskan arah dan tujuan pengembangan budaya sesuai amanat UU no 17 thn 2007 tentang pembangunan pengembangan sosial budaya di Indonesia.
- Mengangkat potensi dan mamfaat pengembangan budaya dalam
menetapkan sasaran, prioritas dan rekomendasi bagi pengembangan,
Gema Kampus di Indonesia
Sedangkan tujuanya adalah
- Semakin dipahaminya potensi Gerakan Masyarakat Kampung Santri Seni ( Gema Kampus ).
- Semakin dipahaminya mamfaat Gema Kampus dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan masyarakat Kab Asahan.
- Semakin dipahaminya peran strategi Gerakan Masyarakat Kampung Santri Seni ( GEMA KAMPUS ) dalam mendukung percepatan kebangkitan budaya dan bangsa di Kab.Asahan
SASARAN
Sasaran diselenggarakan Deklarasi Gema Kampus dan penyusunan Curiculum Gema Kampus ini.
- Semakin dipahaminya peran strategi pengembangan budaya dalam Gerakan Masyarakat Kampung Santri Seni ( GEMA KAMPUS ) dalam mendukung pembangunan masyarakat , Bangsa dan Negara.
- Semakin meningkatnya kepedulian dukungan dan partisipasi pemerintah dalam pembangunan / pelestarian akar budaya asli masyarakat indonesia.
- Semakin berkembanganya berbagai jenis dan keragaman budaya di Indonesia, termasuk terdokumentasikan Gema Kampus ( Gerakan Masyarakat Kampung Santri Seni ) sebagai asset, kekuatan dan jati diri bangsa Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar